Bocor Ginjal

 

Bocor ginjal adalah istilah awam untuk penyakit Sindroma Nefrotik, penyakit ini ditandai dengan terjadinya kebocoran di ginjal akibat sel sel di ginjal mengalami penurunan di dalam menghambat keluargnya protein (albumin) dari tubuh kita. Penyebabnya sampai saat ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi ditengarai merupakan salah satu penyakit auto imun, artinya di dalam tubuh sendiri ada ketidak cocokan antar satu sel dengan sel lain di ginjal, sehingga, terjadi pertarungan dan ada sebagian sel ginjal yang rusak. akibatnya salah satu fungsi ginjal sebagai alat untuk melakukan penyaringan (filtrasi) terhadap protein yang seharusnya tidak keluar melalui ginjal malah menerobos keluar. Sehingga ada istilah kebocoran ginjal.

Akibatnya, jumlah protein dalam darah akan menurun yang ditandai dengan kadar albumin darah yang rendah. Pengaruh penurunan kadar albumin menyebabkan pasien kedua tungkainya bengkak, perut juga bengkak, Selain itu, apabila diperiksa kolesterol darahnya seringkali meningkat.

Pemeriksaan penjunjang untuk menegakkan adanya penyakit sindroma nefrotik ini adalah dengan USG ginjal, dan pemeriksaan urin esbach dengan cara menampung urin selama 24 jam. Biasanya angka protein yang keluar bersama urin jumlahnya meningkat di atas nilai normal.

Penanganannya adalah dengan pemberian obat metylprednisolon, yang awalnya diberikan setiap hari sampai beberapa bulan. Setelah terkontrol dikonsumsi sesuai indikasi dan pertimbangan dokter.

Apakah bisa sembuh sempurna? Tentu dapat sembuh secara sempurna, akan tetapi beberapa pasien bisa mengalami kekambuhan, terutama kalau terlalu lelah baik fisik maupun psikis.

Oleh sebab itu sebaiknya sdri. Anggraini segera berobat ke dokter keluarga, untuk dievaluasi apakah nyeri pinggang yang dirasakan saat ini merupakan bagian dari kambuhnya penyakit yang lalu atau ada problem lain misalnya nyeri otot dinding perut yang menjalar ke pinggang.

Pengobatan dengan metylprednisolon dalam jangka panjang seringkali memberikan efek samping wajah mirip rembulan (moon face), wajahnya tampak bulat. Tapi kalau pengobatan itu dihentikan biasanya akan secara perlahan berangsur normal.

sumber : http//netsains.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s