Bahayanya Tetanus !

 

Penyakit tetanus merupakan salah satu infeksi yan berbahaya karena mempengaruhi sistim urat syaraf dan otot. Gejala tetanus umumnya diawali dengan kejang otot rahang (dikenal juga dengan trismus atau kejang mulut) bersamaan dengan timbulnya pembengkakan, rasa sakit dan kaku di otot leher, bahu atau punggung. Kejang-kejang secara cepat merambat ke otot perut, lengan atas dan paha.

Bila sudah timbul kejang berarti penyakitnya berat. Penyakit tetanus dikatakan berat jika timbul pada bayi baru lahir atau pada orang tua usia lanjut.

Tetanus yang disertai kejang spontan, kejang terus menerus, panas tinggi, masa inkubasi biasanya pendek termasuk tetanus yang berat. Penderita dapat meninggal karena kejang-kejang terus menerus sehingga paru-paru dan otak kekurangan oksigen, masuknya cairan muntahan atau air liur ke dalam saluran pernapasan, akibat panas tinggi, infeksinya bertambah berat atau infeksi tumpangan penyakit lainnya.

Karena bisa fatal, usahakan mencegahnya dengan vaksinasi sebagai upaya utama yang diberikan pada calon pengantin perempuan, ibu hamil, balita, anak sekolah SD, dan program vaksinasi lainnya baik yang dilakukan pemerintah, dokter praktik swasta dan lain-lain. Semoga penjelasan ini berguna

Penyakit tetanus disebabkan kuman clostridium tetani. Habitatnya terdapat hampir di seluruh dunia. Berada di tanah, debu, atau saluran cerna binatang. Untuk hidupnya kuman ini tak perlu oksigen. Di udara ia malah mati, tetapi kuman tetanus dapat membentuk spora yang tetap hidup bila direbus, tetapi mudah mati jika dipanaskan atau terkena bahan pencuci hama.

Karena itu tempat infeksi dari penyakit ini pada umumnya di daerah luka yang dalam, kotor dan tak tersentuh udara. Kuman ini menghasilkan racun tetanospasmin penyebab kelumpuhan otot seluruh tubuh yang bersifat kaku. Tetapi kesadaran penderita tak terganggu. Penderita tetanus tetap sadar walau sakit berat.

Pada putra ibu walau luka sudah dibersihkan tetapi kalau kurang bersih akan tetap kena penyakit tetanus. Yang terpenting justru vaksinasi DTP yang dapat melindungi. Pengobatan tetanus yang penting adalah dengan pembersihan luka di mana fokus infeksi ditemukan di samping pemberian antibiotika dan antitetanus toksin.

Penyakit tetanus tak selalu disertai gejala kejang. Pada anak, gejala awalnya sulit membuka mulut (mulut terkancing) karena kontraksi dari otot pengunyah. Diikuti gejala kontraksi otot muka sehingga muka mirip singa, garis-garis hidup dipermukaan kulit, wajah datar atau menghilang. Jika anak sudah dapat berjalan, jalannya kaku seperti robot. Selanjutnya terjadi kelumpuhan yang kaku otot di seluruh tubuh yang dapat disertai kejang.

Bila sudah timbul kejang berarti penyakitnya berat. Penyakit tetanus dikatakan berat jika timbul pada bayi baru lahir atau pada orang tua usia lanjut.

Tetanus yang disertai kejang spontan, kejang terus menerus, panas tinggi, masa inkubasi biasanya pendek termasuk tetanus yang berat. Penderita dapat meninggal karena kejang-kejang terus menerus sehingga paru-paru dan otak kekurangan oksigen, masuknya cairan muntahan atau air liur ke dalam saluran pernapasan, akibat panas tinggi, infeksinya bertambah berat atau infeksi tumpangan penyakit lainnya.

Karena bisa fatal, usahakan mencegahnya dengan vaksinasi sebagai upaya utama yang diberikan pada calon pengantin perempuan, ibu hamil, balita, anak sekolah SD, dan program vaksinasi lainnya baik yang dilakukan pemerintah, dokter praktik swasta dan lain-lain. Semoga penjelasan ini berguna

sumber : http//artikel-kesehatan-online.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s